MENAKAR NILAI SHALAT SUBUH
Oleh : Saraswati W (XI IPA2/25)
“Dua rekaat fajar (shalat sunnah sebelum Subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya.” (HR.Muslim)
Lalu...Apa yang menghalangi kita shalat Subuh? Bukankah ia menjadi bagian yang begitu besar dibanding dunia?
Rasulullah SAW seorang pendidik yang menyadari serta memahami tabiat manusia dan dorongan jiwa Rasulullah mengetahui bahwa waktu Subuh adalajh waktu yang sulit. Seorang muslim bila dibiarkan begitu saja, akan memilih mengistirahatkan dirinya dan meninggalkan shalat wajib.
“Karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat Rabbku. Sesungguhnya Rabbku Maha Penganpun lagi Maha Penyayang.” (Yusuf:53)
Oleh karena itu Rasulullah telah mengkhususkan shalat mulia ini dengan keistimewaan tunggal dan sifa-sifat tertentu yang tidak terulang pada shalat lainnya. Beberapa karakteristik ini akan mendorong seorang mukmin yang jujur untuk konsekuen melaksanakan shalat ini secara berjamaah dengan sekuat tenaga. Seorang mukmin akan memberikan semangat tinggi untuk berkorban segala sesuatu yang dia miliki, agar tidak hilang darinya walaupun hanya satu kewwajiban, bagaimanapun kondisinya atau apapun rintangannya.
Keistemewaan-keistimewaan Sholat Subuh
1. Pahala tanpa batas
a. Pahala shalat satu malam penuh apabiala dilaksanakan dengan berjamaah
b. Sumber cahaya di hari kiamat
2. Melihat Allah SWT
3. Siksa pedih bagi yang meninggalkannya
4. Shalat sunnah sebelum Shalat Subuh merupakan shalat sunnah yang lebih mulia daripada dunia seisinya
5. Perlakuan khusus terhadap Shalat Subuh
a. Shalat Subuh merupakan salah satu shalat yang pertama kali diwajibkan atas kaum muslimin, di samping shalat Ashar
b. Adzan Subuh berbeda dengan adzan pada shalat-shalat yang lain.
c. Rasulullah SAW memberikan doa kgusus setelah shalat Subuh, yang berbeda dengan shalat lain. Rasul menambahkan dzikir-dzikir khusus setelah shalat Subuh, yang tidak dianjurkanpada waktu yang lain.
6. Waktu yang menjadi saksi
a. Allah mengagungkan waktu Subuh di dalam Al-Quran. Ia tidak pernah bersumpah dalam kitab-Nya dengan waktu shalat kecuali Shalat Subuh dan Ashar
b. “Demi fajar, dan malam yang sepuluh.” (Al-Fajr:1-2)
7. Berada di bawah lindungan Allah SWT
a. Rasulullah Saw memberi janji, bahwa shalat Subuh anda kerjakan, maka Allah akan melindungi Anda seharian penuh.
b. “Barangsiapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Makajangan coba-coba membuat Allah membuktikan janji-Nya. Barangsiapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka.” (HR. Muslim, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
8. Muara ilmu dan iman
9. Latian harian bagi ruhani
10. Penghapus dosa setengan usia
a. “Seorang muslim pun yang apabila datang waktu shalat wajib, menyempurnakan wudhu, kekhusukan, dan rukuknya, maka perbuatannya tersebut menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu, selama ini tidak melakukan dosa besar, dan itu sepanjang masa.” (HR.Muslim)
b. Waktu antara shalat Isya’ dan shalat Subuh adalah waktu terlama dibanding antara shalat-shalat yang lain, yaitu malam keseluruhan. Maka shalat Subuh menjadi penghapus dosa setengah hari, dan shalat-shalat lain menjadi penghapus dosa separuh harinya lagi. Itu berarti shalat Subuh menjadi penghapus setengan umur bagi yang selalu mengerjakannya, dan shalat-shalat yang lain menghapus separuh umurnya lagi. Itu akan terjadi bila ia menjauhi dosa-dosa besar.
melalui media ini kita dapat berbagi ilmu, berbagi rasa, dan saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya
0 komentar:
Posting Komentar